Home

4 Tips Investasi Jangka Panjang

Pada kesempatan kali ini saya mau berikan sedikit inspirasi bagaimana caranya kita bisa berhasil dalam investasi saham untuk jangka panjang, bagaimana caranya memilih perusahaan yang bagus dan tepat untuk long term investing. Silakan lanjut baca artikel ini:

GRATIS!! Silakan Coba Simulasi Trading Saham IHSG ini


1. Pilihlah perusahaan yang bisnisnya benar-benar anda pahami

saham EKAD naik 115% dalam 1 tahunan

Pilihlah bisnis yang anda disekitar anda, dan anda benar-benar paham cara kerja atau bagaimana perusahaan tersebut menghasilkan. Sebagai contohnya warren buffet tidak memilih perusahaan yang dia tidak pahami. Dia tidak memilih perusahaan seperti dulu ada bubble dot com meskipun saat itu harga saham bubble dot com sedang naik luar biasa. Alasannya karena dia tidak mengerti bisnisnya, dan ia lebih memilih berinvestasi di sektor consumer goods yang memang ia pahami.

Industri apakah yang anda pahami? Apakah anda bekerja di sektor perbankan? Anda bisa beli saham-saham perbankan. Apakah anda bekerja di sektor consumer goods? anda bisa pilih sektor tersebut.

2. Pilih perusahaan yang menghasilkan keuntungan konsisten

**Baca juga: Ini Rahasia Sopir Taksi Profit 177 Juta dari investasi saham

Baca: 3 Indikator Terbaik Ketika Memilih Saham Perusahaan


Selalu pilih perusahaan yang bisa memberikan laba bersih dengan konsisten dari tahun ke tahun. Paling tidak 5 tahun kebelakang. Keuntungan ini bisa anda lihat dari rasio EPS (Earning per share), ROI, atau ROA. Jangan mau memilih perusahaan yang menang secara valuasi tapi tidak menghasilkan keuntungan dengan konsisten. Buat apa beli saham murah tapi murahan?

3. Lihat manajemen perusahaan

Manajemen adalah kemudi perusahaan. Jika manajemen baik maka perusahaan tersebut akan bertumbuh ke arah yang lebih baik. Jika manajemen tidak baik, maka perusahaan tersebut juga tidak bertumbuh ke arah yang baik. Manajemen yang baik tidak hanya menghasilkan keuntungan untuk perusahaan itu sendiri, namun juga untuk kepentingan seluruh pemegang saham.

4. Perhatikan Resiko Perusahaan

Bisa jadi sebuah perusahaan memberikan keuntungan yang sangat luar biasa, manajemennya juga bagus, namun perusahaan tersebut punya tingkat utang yang sangat tinggi. Resikonya tentu akan semakin tinggi.

Bagaimana cara melihat resiko dari sebuah perusahaan?

Anda bisa lihat dari rasio utangnya yang sering kali bisa diakses dari DER (debt to equity ratio). Anda tinggal download laporan keuangannya, lalu bandingkan angka debt dan equity nya. Jika DER lebih dari 1 artinya perusahaan tersebut memiliki resiko yang lumayan tinggi. Jadi anda harus hindari atau lebih hati-hati saat memilih.

Demikian 4 tips memilih saham yang baik untuk jangka panjang ala warren buffet, investor legendaris dunia. Semoga anda bisa memilih saham yang terbaik untuk diinvestasikan long term, karena memang rewardnya sangat luar biasa jika saham tersebut meledak dalam 4-5 tahun kedepannya. Returnnya mungkin bisa mencapai ratusan persen.

Oh ya, silakan join facebook group investorjalanan kalau anda mau bertanya tentang topik investasi.